Langkah dalam Perawatan Kendaraan

Tahap - tahap Pelaksanaan Perawatan/Servis

Sebelum melaksanakan pekerjaan, informasi pertama yang diterima seorang mekanik adalah kepastian pekerjaan apa yang harus dilakukan. Dalam hal ini, pekerjaan yang akan dikerjakan adalah servis kendaraan. Pelaksanaan servis akan menjadi lancar, kalau kita mengikuti tahap-tahap pekerjaan secara logis dan teratur, sebagai berikut :

Tahap Persiapan


  • Tentukan siapa mekanik yang harus mengerjakan dan siapa yang mengontrol.
  • Catatlah data kendaraan pada form / lembaran daftar pekerjaan servis.
  • Siapkan buku manual, yaitu untuk mencari data-data penyetelan untuk kendaraan yang akan dikerjakan dan cara-cara menservis / merawat.
  •  Siapkan tempat kendaraan, tempat kerja harus bersih.
  •  Siapkan peralatan servis yang lengkap dan teratur.
  • Siapkan bak-bak untuk menempatkan komponen-komponen yang akan dilepas dari kendaraan. Hal ini untuk mempermudah pemasangan kembali dan pengontrolan kelengkapan komponen.
  • Tempatkan kendaraan sesuai tempat yang telah disediakan

Tahap Pelaksanaan Pekerjaan


  • Jika terjadi kerjasama antara beberapa orang mekanik, tugas-tugas perlu dibagikan dengan jelas.
  • Cuci ruang mesin kendaraan, setelah memeriksa kebocoran cairan pada mesin secara visual ( air, bensin dan oli ).
  • Ikutilah daftar pekerjaan tahap demi tahap atau sesuai dengan Standar Operation Procedure (SOP). Pekerjaan yang telah selesai harus diketahui atau ditandatangani oleh orang atau supervisor yang bertanggungjawab atas pekerjaan

Tahap Pengecekan dan Kontrol Akhir

  • Kontrol terlebih dahulu, apakah tidak ada alat yang tertinggal di dalam kendaraan atau ruang mesin
  • Cek dengan cermat pengikatan, sambungan-sambungan dan kebocoran pada bagian-bagian yang telah dikerjakan.
  • Kontrol kembali batas permukaan cairan pada mesin (oli dan air).
  • Kontrol unjuk kerja mesin yang telah diservis sesuai dengan SOP.
  • Selesaikan catatan-catatan pada lembaran daftar pekerjaan, misalnya uraian pekerjaan, waktu penyelesaian pekerjaan, bahan yang digunakan dan harga / biaya pekerjaan perawatan.

Tahap Pembersihan dan Penyerahan Kendaraan

  • Kendaraan harus keluar bengkel lebih bersih dan harum daripada waktu masuk. Jangan lupa membersihkan bagian-bagian dalam kendaraan yang telah diraba, misalnya pegangan pintu, stir / roda kemudi, tuas rem tangan, tangkai transmisi, tempat duduk dsb.
  • Kendaraan yang telah dikontrol dan dipastikan baik, bersih dan harum, siap diberikan kembali kepada pelanggan. Ingatlah pepatah Jika hal yang terakhir itu baik, maka semua hal yang telah terjadi sebelumnya akan menjadi baik.
  • Bersihkan alat dan tempat kerja.


More aboutLangkah dalam Perawatan Kendaraan

Jangka Waktu Perawatan Kendaraan Bermotor

Jangka Waktu Servis - Perawatan Kendaraan

Untuk menjaga kondisi dari kendaraan, kita perlu secara berkala merawatnya. Perawatan atau servis tentu saja tidak dilakukan satu tahun sekali, setiap kendaraan pasti punya jangka waktu tersendiri tergantung dari tipenya.

Perhatikan spesifikasi kendaraan dari pabrik pembuatnya. Hal ini dapat diketahui dari Buku Manual / Perhatian atau informasi lewat komputer yang dikeluarkan oleh pabrik pembuat kendaraan, yang berisi Perhatian cara mempersiapkan, menggunakan dan merawat kendaraan.

secara umum, kendaraan akan diservis berdasarkan beberapa persyaratan berikut:

Berdasarkan Operasional Kendaraan yg Normal

Servis Kecil

Servis ini dilakukan setelah kendaraan menmpuh jarak antara 5000 - 10000 km

Servis Besar

Dilakukan setelah kendaraan menempuh jarak perjalanan sejauh 10000 - 20000 km atau minimal sekali pertahun

Berdasarkan Penggunaan yg Berat - Khusus

Jika kendaraan dioperasikan pada kondisi yang berat,misalnya pada daerah yang berdebu, berlumpur, jalan yang kasar, daerah pegunungan atau pantai laut, maka jangka waktu pemeliharaan/perawatan/servis berkala menjadi lebih pendek dibandingkan dengan pemeliharaan/perawatan/servis berkala kendaraan yang dioperasikan dalam kondisi normal. Sebagai contoh pada kendaraan yang dioperasikan pada daerah yang berdebu, saringan udara perlu dibersihkan lebih sering. Juga apabila kendaraan sering berjalan pada yang jalan jelek, komponen casis kendaraan harus dirawat dan diperiksa lebih sering. Demikian juga setelah kendaraan melintasi / menyelam dalam air, casis kendaraan dan bantalan roda harus dilumasi lagi dengan pelumas / vet yang baru, karena air dapat masuk pada tempat-tempat yang dilumasi dengan vet.

Penggunaan kendaraan berat


More aboutJangka Waktu Perawatan Kendaraan Bermotor

Peralatan untuk Perawatan - Servis - Pemeliharaan Kendaraan

Artikel ini masih berhubungan dengan konsep perawatan.

Alat Umum utk Servis

Penggunaan peralatan servis yang baik terletak pada pikiran orang. Dalam menggunakan peralatan, sebaiknya berpikir jernih dulu sebelum menggunakan peralatan.
Karena dengan cara menggunakan alat secara baik, kita akan menentukan masa hidup peralatan maupun komponen-komponen yang dikerjakan.

Berikut adalah alat-alat yang sering digunakan dalam perawatan kendaraan bermotor

  • Obeng Rata (Obeng min)
  • Obeng Plus (Obeng Philips)
  • Obeng Ketok
  • Kunci Sok
  • Kunci Ring

Obeng Min

Gunakan hanya obeng yang pas pada kepala sekrup. Obeng yang tidak pas, terlalu kecil atau terlalu besar akan merusak komponen maupun obeng itu sendiri.

Penggunaan obeng min

Obeng Plus

Pada saat mengendorkan/mengencangkan baut, obeng plus perlu ditekan dengan keras ke dalam kepala baut, supaya celah silang pada skrup tidak menjadi rusak.
Mata obeng plus yang aus tidak dapat digerinda lagi. Ganti dengan obeng yang baru


Penggunaan obeng plus

Obeng Ketok

Baut besar yang kencang sekali / macet dapat dilepas dengan mudah jika menggunakan obeng ketok. Caranya, pegang gagang obeng ketok dengan kuat, lalu pukulkan palu pada gagang dengan baik

penggunaan obeng ketok


Kunci Sok

kunci sok segi 6 merupakan alat yang paling disukai. Hal tersebut dikarenakan kepala baut / mur dapat dipegang secara optimal oleh bagian dalam kunci sok, sehingga kunci dapat memegang baut / mur dengan baik dan dapat melindungi kepala baut dari kerusakan.
Kunci momen digunakan untuk mengencangkan baut dengan momen pengerasan yang sesuai dengan spesifikasi pabrik.

kunci sok segi enam


Kunci Ring

kunci ringJika kunci sok tidak dapat digunakan, pilihan kedua adalah kunci ring yang rata, seperti terdapat pada kunci kombinasi.
Penggunaan kunci ring offset tidak menguntungkan karena cenderung meluncur keluar kepala baut. Kunci tersebut digunakan pada posisi mur / baut yang khusus.

kunci ringKunci ring yang bercelah juga disebut kunci nipel, karena hanya digunakan untuk melepas dan memasang nipel saluran (hidroulik rem dan kopling, system injeksi Diesel).
Kunci pas hanya dipakai, jika penggunaan kunci lain tidak memungkinkan, misalnya untuk menahan mur kontra atau untuk mempercepat pelepasan atau pengencangan baut / mur yang sudah kendor.
Kunci kuno yang disebut kunci Inggris ini harus dihindari penggunaannya, karena akan merusak baut / mur.








More aboutPeralatan untuk Perawatan - Servis - Pemeliharaan Kendaraan

TUJUAN PEMELIHARAAN PERAWATAN KENDARAAN

Artikel ini masih merupakan KONSEP dari Perawatan Kendaraan



Secara umum, tujuan dilakukannya perawatan adalah agar:

  • Kendaraan selalu dalam keadaan optimal
  • Biaya operasional menjadi lebih hemat
  • Menjaga keamanan dan keselamatan pengguna maupun orang lain
  • Kinerja dan kenyamanan yang optimal

Selalu Optimal

Kapanpun dan dimanapun kendaraan akan digunakan, kendaraan selalu siap dioperasikan. Kendaraan membantu kelancaran transportasi orang maupun barang. Dengan kondisi selalu siap, kendaraan merupakan faktor yang menguntungkan, bukan merugikan. Apalagi kalau dikaitkan dengan kepentingan bisnis, kendaraan sangat berpengaruh terhadap kelancaran bisnis.

Biaya operasional yang hemat

Semakin lengkap dan teliti servisnya, semakin panjang umur kendaraan dan akhirnya semakin rendah biaya operasional kendaraan tersebut.

Keamanan dan Keselamatan


Semakin teliti perawatan kendaraan, maka keamanan dan keselamatan operasi kendaraan akan semakin pasti dan terjamin.
Banyak pekerjaan kontrol dan diagnosa yang harus dilakukan pada servis kendaraan. Kelalaian pada pengontrolan akan menaikkan jumlah resiko gangguan dan kerusakan yang tidak dapat diperkirakan. Penting untuk diketahui bahwa kekurangan pekerjaan pengontrolan pada saat servis kendaraan dapat mengakibatkan kecelakaan yang serius, minimal kendaraan bias mogok di tengah perjalanan.

Kinerja Optimal

Hanya kendaraan yang dirawat dengan baik yang dapat menampilkan unjuk kerja dan kenyamanan yang optimal.


Selanjutnya : Alat alat, kunci yang digunakan untuk perawatan atau servis
More aboutTUJUAN PEMELIHARAAN PERAWATAN KENDARAAN

DASAR PEMELIHARAAN - PERAWATAN KENDARAAN BERMOTOR

Konsep Pemeliharaan - Perawatan - Servis Kendaraan

Di dalam masyarakat, terdapat berbagai bengkel yang dikenal sebagai Bengkel Servis Kendaraan, Bengkel Pemeliharaan Kendaraan, Bengkel Perawatan Kendaraan, Bengkel Perawatan dan Perbaikan Kendaraan, Bengkel Reparasi Kendaraan, Bengkel Spooring dan Balans, Bengkel AC Mobil, Bengkel Reparasi Bodi dan Cat Kendaraan, Bengkel Karoseri Kendaraan dan sebagainya. Apakah yang membedakan dari berbagai bengkel tersebut ?

Kendaraan baru dalam kondisi siap dimiliki dan digunakan oleh masyarakat, dapat dibeli di toko penjual kendaraan. Kendaraan yang siap dijual ke masyarakat, sebelumnya telah mengalami proses pembuatan atau produksi di pabrik pembuat kendaraan. Pembeli selain memperoleh kendaraan baru yang siap digunakan juga mendapatkan buku pedoman bagi pemilik yang isinya memuat cara menggunakan kendaraan dan Perhatian tentang kapan pemilik harus membawa kendaraannya ke bengkel kendaraan untuk dirawat. Demikian juga bengkel kendaraan untuk dapat merawat kendaraan dengan benar, telah memperoleh Perhatian teknis atau acuan pekerjaan diantaranya melalui buku pedoman merawat kendaraan yang telah disusun dan diterbitkan oleh pabrik pembuat kendaraan.

Kegunaan kendaraan secara umum adalah untuk mengangkut orang atau barang dari suatu tempat ke tempat lain. Kendaraan yang terdiri atas ribuan komponen dalam operasi atau bekerjanya mendapatkan berbagai beban gesekan, tekanan, benturan, pukulan, puntiran, gaya tekan-tarik-tekuk, beban panas, beban kimia dan sebagainya. Semakin lama digunakan komponen kendaraan pasti akan semakin aus, semakin longgar, semakin lemah, atau semakin menyimpang kepresisiannya dari kondisi semula yang baik dan standar. Oleh karena itu, dengan memperhatikan hal tersebut diatas, supaya kendaraan selalu dalam kondisi standar sehingga selalu siap digunakan dengan efisien, ekonomis, aman dan nyaman, maka kendaraan harus mendapatkan perawatan dan perbaikan kerusakan atau mendapatkan pemeliharaan secara teratur di bengkel kendaraan.

Jadi bengkel kendaraan dengan berbagai nama yang ada di masyarakat, kegiatan utama yang dilakukan adalah merawat dan memperbaiki atau melakukan pemeliharaan kendaraan. Terdapat bengkel umum yaitu bengkel yang mengerjakan semua kerusakan pada semua komponen atau sistem pada kendaraan dan terdapat bengkel khusus atau spesialis, yang hanya mengerjakan pemeliharaan untuk satu atau beberapa komponen atau sistem yang ada pada kendaraan. Khusus untuk Bengkel Karoseri Kendaraan sebenarnya secara fungsi merupakan bagian dari pabrik yang melakukan sebagian kegiatan dalam membuat atau memproduksi kendaraan. Terdapat pabrik kendaraan yang memproduksi kendaraan secara utuh semuanya, sehingga kendaraan yang diproduksi langsung dapat digunakan oleh masyarakat misalnya jenis sedan, jeep dan kendaraan niaga kecil, dan terdapat pabrik yang memproduksi kendaraan tidak sampai tuntas, misalnya sebagian jenis kendaraan niaga kecil dan bus, dimana penyelesaian pekerjaan untuk membangun bodinya harus dikerjakan secara khusus oleh bengkel karoseri kendaraan.

Pemeliharaan (Maintenance) adalah suatu kombinasi dari setiap tindakan yang dilakukan untuk menjaga suatu barang dalam, atau untuk memperbaikinya sampai suatu kondisi yang bisa diterima. Yang dimaksud dengan pemeliharaan disini meliputi perawatan dan perbaikan.

Pemeliharaan terdiri dari 2 macam, yaitu :

  • Perawatan terencana atau perawatan berkala dan
  • Perawatan tak terencana atau perbaikan jika terjadi kerusakan sewaktu-waktu.
Perawatan terencana atau perawatan berkala atau servis dikerjakan atas dasar sejauhmana atau berapa lama kendaraan telah berjalan (dalam km atau bulan), meskipun dalam kegiatan ini sebenarnya juga kadang-kadang terjadi sedikit kegiatan perbaikan. Sedangkan perawatan tak terencana disebut dengan perbaikan atau reparasi, yaitu jika sewaktu-waktu terjadi kerusakan diluar jadwal perawatan berkala. Di masyarakat pemeliharaan berkala mesin kendaraan dalam interval sekitar 10.000 km (servis besar) disebut Tune-Up mesin kendaraan.

More aboutDASAR PEMELIHARAAN - PERAWATAN KENDARAAN BERMOTOR

Apa Pengertian, Fungsi dan Jenis Piston ( Torak )

Pembahasan:

  • Pengertian Piston
  • Konstruksi Torak dan fungsi
  • Jenis-jenis Piston


Pengertian PISTON

piston pada mesin pembakaran dalam digunakan untuk melakukan langkah kerja yaitu langkah hisap, kompresi, usaha, dan buang. Piston bergerak didalam silinder secara naik turun, gerakan naik turun ini diubah menjadi gerak putar oleh crankshaft, piston ini dihubungkan ke crankshaft oleh batang piston dan pena torak.
Karena piston bekerja pada tekanan tinggi, maka piston dibuat dari campuran aluminium, piston juga dilengkapi dengan cincin/ ring kompresi dan ring oli, cincin ini tetap dan mengikuti gerakan piston, fungsi dari ring piston adalah untuk mencegah terjadinya kebocoran oli atau dan kebocoran kompresi. 

Fungsi Piston atau Torak

Piston merupakan Salah satu komponen penting yang berfungsi untuk :
  • Penerima tenaga pembakaran
  • Meneruskan tenaga pembakaran
  • Membawa cincin torak sebagai pengikat dan menyapu dinding silinder

Proses kerja Torak

Proses kerja torak/ piston adalah bergerak secara translasi didalam silinder untuk ,melakukan langkah hisap, kompresi ,usaha dan buang

Konstruksi

PISTON dilengkapi dengan cincin torak yang terdiri dari cincin oli dan cincin kompresi yang terletak di bagian atas torak. Torak dihubungkan ke crank journal oleh batang torak yg terhubung ke torak melalui pena torak. Torak terbuat dari paduan aluminium. Sehingga torak jadi lebih ringan tapi sensitive terhadap pemuaian, jadi lebih sering digunakan pada motor bensin. Sedangkan untuk motor diesel terbuat dari besi tuang kelabu.

Jenis-jenis Piston / Torak berdasarkan Bentuknya

Dari bentuknya torak dibdakan menjadi tiga yaitu,
  1. Piston / Torak berkepala cekung 
  2. Tidak beraturan (ireguler head ) dan 
  3. Kepala rata.

Celah antara torak dan silinder secar umum adalah 0,02-0,05 mm, bila terlalu kecil torak akan bergesekan dgn dinding silinder dan mengakibatkan kerusakan, sbaliknya jika terlalu besar akan terjadi kebocoran ke ruang engkol hal ini disebut dengan blow by.


Lebih banyak artikel di Dunia Otomotif

More aboutApa Pengertian, Fungsi dan Jenis Piston ( Torak )

Cara Merawat & Menguras Radiator

Radiator merupakan komponen penting pada mobil karena fungsinya sebagai penstabil suhu & pembuang panas dari mesin, hal ini dapat dijabarkan sebagai berikut.

Mesin bekerja maksimal pada suhu tertentu, responsibilitas mobil akan berkurang apabila suhu mesin terlalu rendah atau terlalu tinggi yang menyebabkan boros BBM dan radiator bertugas mengatur suhu mesin tersebut dibantu thermostat, apabila suhu mesin rendah maka thermostat akan menutup sampai panas mesin mencapai suhu normal yang dibutuhkan mesin dan apabila panas mesin melebihi suhu normal maka thermostat akan membuka, dengan demikian air dalam radiator akan mengalir kedalamwater jacket pada mesin.

Proses sistem pendingin mesin pada mobil adalah sbb: ketika panas mesin naik maka katup thermostat membuka sehingga air dalam radiator akan mengalir dalam celah-celah water jacket untuk menyerap panas, mesin akibat gesekan & pembakaran dengan demikian air otomatis menjadi panas, air dipompa oleh waterpump untuk dialirkan kembali masuk kedalam radiator yang memiliki kisi-kisi ,agar hembusan angin dari fan dapat dengan cepat mendinginkan air dalam radiator dan kembali mengalirkan air yang telah didinginkan tersebut kembali kedalam celah-celah saluran water jacket pada engine, demikian terus-menerus dan ketika air dalam radiator berkurang maka otomatis katup pada tutup radiator terbuka sehingga air dipenampungan akan masuk kedalam radiator demikian pula apabila terjadi tekanan suhu yang berlebih katup tersebut akan membuka dan dialirkan kedalam tabung penampungan air radiator

OVERHEAT

Overheat terjadi umumnya disebabkan oleh:
Radiator berkarat & korosi. Radiator yang hanya menggunakan air saja sebagai media penyerap panas umumnya akan berkarat dan endapan air yang melekat pada dinding saluran air pada engine jacket akan mengurangi kemampuan air menyerap panas dan akan membuat keropos alumunium, tembaga & metal yang merupakan material dasar radiator dan saluran sistem pendingin mesin dengan demikian maka panas mesin akan naik melebihi batas normal.

Salah satu cara sederhana membuktikannya adalah sbb:
  • Masukkan paku dalam wadah tertutup (botol) diamkan 1 minggu maka paku akan berkarat dan air akan keruh karena endapan, bayangkan hal tersebut apabila terjadi pada mobil kita, untuk menghindari hal itu terjadi pada mobil yang kita miliki, kita harus rajin menguras setiap 2 minggu sekali atau kalau kita tidak punya waktu untuk itu gunakan cairan radiator coolant yang sudah terbukti kualitasnya (Hati-hati memilih cairan coolant karena banyak beredar cairan coolant yang ternyata hanya air biasa yang diberi pewarna atau cairan coolant yang tidak standar sehingga merugikan konsumen), pilih dan gunakan cairan coolant merek Prestone karena kualitasnya dapat dipertanggung jawabkan.
  • Volume air dalam radiator berkurang.
  • Waterpump lemah sehingga sirkulasi air lambat yang menyebabkan pembuangan panas terlambat.
Adanya kebocoran pada sistem pendingin baik pada radiator, karet penghubung radiator & engine atau pada water Jacket adapun cirinya sbb:
  1. Kebocoran / rembesan pada radiator atau selang penghubung berciri: air pada tabung sering kurang dan radiator tampak basah dan pada pagi hari terdapat bercak cairan radiator di lantai. (Cairan coolant umumnya berwarna terang dengan tujuan agar apabila terladi kebocoran akan mudah terdeteksi) untuk menghindari kebocoran pada selang penghubung ganti selang secara berkala sesuai petunjuk buku manual mobil terutama apabila selang terlihat retak-retak & getas (rapuh).
  2. Kebocoran / rembesan pada water Jacket engine  memiliki ciri sbb: air dalam radiator agak berminyak dan oli dalam mesin keruh dan agak keputih-putihan bertanda oli terkontaminasi air atau sebaliknya.
  • Fan / kipas pendingin lemah sehingga udara yang dihembuskan cendrung tidak stabil dan tidak dapat memenuhi kebutuhan radiator dalam melakukan proses pendinginan.
  • Thermostat sudah lemah / rusak  sehingga katup tidak  membuka atau lambat membuka  hal ini dapat berakibat air dalam engine jacket tidak dapat mengalir ke radiator untuk didinginkan begitu pula sebaliknya.

CARA MENGURAS RADIATOR:

Apabila akan melakukan pengurasan pada radiator yang perlu diperhatikan adalah sbb:
  1. Jangan membuka tutup radiator pada saat mesin dalam keadaan panas karena sangat berbahaya.
  2. Hati-hati membuka tutup kran pembuangan radiator yang umumnya terbuat dari plastic karena sering patah, untuk itu sebelum melakukan pengurasan ada baiknya mempersiapkan tutup kran pembuangan yang baru untuk berjaga-jaga, terutama pada kendaraan yang sudah lama tidak melakukan kuras radiator.
  3. Siapkan semua keperluan seperti tang, kain, obeng, cairan coolant, sikat botol, ember & gayung yang bersih dll. apabila menggunakan selang periksa kondisi kebersihan selang dengan demikian lumut & kotoran yang ada dalam selang tidak masuk kedalam radiator karena dikuatirkan dapat menyumbat celah radiator.
  4. Mesin dalam keadaan mati & dingin, tuas perseneling pada posisi netral dan rem tangan dalam keadaan aktif atau terangkat.

PROSES KURAS RADIATOR:
  1. Buka tutup kran pembuangan radiator yang berada dibagian bawah radiator biarkan air keluar dan terbuang selanjutnya buka tutup radiator bagian atas, bersihkan tabung cadangan air radiator.
  2. Setelah semua air dalam radiator terbuang, tutup kran bawah radiator dan isi radiator dengan air bersih, apabila menggunakan Radiator Flush (Formula pencuci khusus radiator) tuang terlebih dulu cairan radiator flush setelah itu tuang air bersih hingga penuh kemudian tutup radiator.
  3. Start mesin biarkan dalam posisi stasioner selama ± 15 menit selanjutnya matikan mesin diamkan hingga mesin agak dingin, kemudian buka tutup radiator, pastikan air dalam keadaan dingin dan buka tutup karan bawah untuk membuang air dalam radiator.
  4. Setelah radiator kosong tutup kembali kran pembuangan dan isi dengan air bersih hingga penuh dan start mesin dan biarkan dalam posisi stasioner serta tutup radiator dalam keadaan terbuka, kemudian matikan mesin buka tutup kran pembuangan dan setelah air dalam radiator kosong, tutup kembali kran pembuangan dan isi radiator dengan air bersih lakukan terus menerus hingga air dalam radiator terlihat bersih.
  5. Setelah air dalam radiator bersih, buka kembali kran pembuangan biarkan air dalam radiator terbuang hingga radiator kosong. Kemudian tutup kran pembuangan pastikan pada saat menutup kran pembuangan radiator tidak terlalu kencang tetapi tidak terlalu kendur. Selanjutnya isi radiator dengan Radiator Coolant baik yang siap pakai atau yang konsentrat, apabila menggunakan yang siap pakai, tinggal tuang hingga penuh tetapi apabila menggunakan yang konsentrat yaitu Radiator Coolant / Extended Life (perbandingan 2 liter coolant concentrate + air atau max 3 liter konsentrat + 1 liter air) setelah radiator penuh tutup radiator dan isi tabung cadangan dengan cairan sejenis hingga batas yang dianjurkan.
  6. Setelah semua siap start mesin ± 15 menit kemudian matikan mesin dan periksa bagian bawah radiator untuk memastikan tidak ada kebocoran pada kran pembuangan dan periksa tabung cadangan radiator untuk memastikan cairan radiator tidak berkurang, apabila berkurang tambahkan baik pada tabung cadangan maupun dalam radiator.
More aboutCara Merawat & Menguras Radiator